Rumah Semi Permanen.jpg

5 TIPE RUMAH SEMI PERMANEN ESTETIK YANG NYAMAN UNTUK DIHUNI

Selain dipilih untuk dijadikan tempat tinggal yang minimalis, praktis, dan ekonomis, rumah semi permanen juga dapat dibangun dengan kesan estetik yang tidak meninggalkan sisi kenyamanannya. Simak yuk! 

 

Berbeda dengan rumah permanen pada umumnya yang dibangun dengan material kokoh dan waktu yang cukup lama dalam proses pembangunannya, rumah semi permanen dibangun menggunakan bahan material lokal yang praktis.

 

Baca Juga: Rumah Split Level, Jadikan Lahan Sempit Jadi Lebih Luas

 

 

Umumnya, kontruksi rumah semi permanen ini dipilih bagi orang yang tidak menetap di rumah dalam jangka waktu yang lama. 

 

Meskipun begitu, tanpa menghilangkan definisi rumah sebagai sebuah bangunan tempat tinggal, membangun rumah semi permanen perlu menghadirkan sisi kenyamanan bagi penghuninya, tentu juga tidak menghilangkan kesan estetiknya.

 

Berikut inspirasi tipe rumah semi permanen estetik yang nyaman untuk dihuni! 

 


 

Rumah Semi Permanen Kombinasi Tembok Dan Kayu

 

Rumah Semi Permanen

 

Sumber: Pexels.com

 

Konstruksi dengan bahan dasar kayu menonjolkan kesan ekslusif dan artistik yang sangat cocok untuk daerah tropis karena memberikan nuansa dekat dengan alam. Kayu juga dapat menyerap kelembapan atau melepas kadar air karena sifatnya higroskopis. 

 

Di sisi lain, bahan dasar kayu dalam bangunan memiliki kelemahan karena sifatnya yang mudah terbakar dan rapuh. Untuk meminimalisir hal tersebut, material dinding seperti batu bata, batako, hingga semen dapat menjadi kombinasi yang sesuai.

 

Model rumah dengan kombinasi kayu dan tembok ini didambakan banyak orang yang merindukan suasana alam jauh dari kota yang sudah terjamah oleh polusi. 

 

 

Rumah Semi Permanen Kayu Kontemporer

 

Rumah Semi Permanen

 

Sumber: Pixabay.com

 

Rumah kayu kontemporer juga menjadi pilihan yang tepat dalam mengusung konstruksi rumah semi permanen. Dengan memilih kualitas kayu yang terbaik, rumah kayu kontemporer tak kalah kuat dengan material kokoh umumnya seperti beton.

 

Kayu jati, kayu merbau, kayu meranti merah, kayu ulin dan sebagainya bisa menjadi jenis kayu yang dipilih sebagai bahan konstruksi bangunan yang kuat dan awet. 

 

 

Rumah Semi Permanen Kontainer

 

Rumah Semi Permanen

 

Sumber: Pexels.com

 

Konsep estetik dari konstruksi rumah semi permanen berikutnya adalah rumah kontainer. Kontainer menjadi material yang unik karena keberadaannya yang cukup jarang ditemui. Namun, ada beberapa tempat wisata bahkan hotel yang mengusung konsep kontainer sebagai bahan konstruksinya. 

 

Kontainer yang merupakan peti kotak yang berfungsi sebagai penyimpanan barang, kini bisa beralih fungsi menjadi tempat yang layak dihuni. 

 

Hal tersebut berawal sejak tahun 1980-an, dimana kontainer dipercaya dan teruji dapat dijadikan sebagai ruang layak huni. Kemudian pada tahun 2006, Peter DeMaria, arsitek asal California merancang hunian dengan material kontainer dengan nama Redondo Beach Container House. 

 

 

Rumah Semi Permanen Bambu

 

Rumah Semi Permanen

 

Sumber: bamboo house

 

Selain memecahkan rekor sebagai pohon dengan pertumbuhan tercepat yang mampu tumbuh hingga 89 cm setiap harinya, pohon bambu faktanya bisa memiliki ketinggian hingga 50 meter. 

 

Percayakah Anda, jika bambu nyatanya lebih kuat dibandingkan besi? Kok bisa?

 

Mungkin bambu memiliki sifat yang lebih mudah rapuh dan terbakar, tetapi faktanya bambu memiliki unsur yang lebih unggul dari besi dalam hal kekuatan tarik.

 

Dari keunikan dan kelebihan tersebut, bambu menjadi salah satu tumbuhan yang memiliki banyak manfaat. Konsep rumah bambu pasti bukan hal asing yang pernah kita temui di Indonesia. 

 

Bambu menghadirkan estetika khas yang diminati bagi orang yang memiliki jiwa pecinta alam. Kini, desain rumah bambu semakin bervariasi dan dipadu dengan konsep modern minimalis.

 

 

Rumah Semi Permanen Material GRC

 

Rumah Semi Permanen

 

Sumber: Dekoruma

 

Belakangan ini material GRC banyak dipilih menjadi bahan material konstruksi bangunan. GRC (Glassfiber Reinforcer Concrete) umumnya digunakan sebagai pengganti dinding batu bata dalam proses pembangunan. 

 

Material GRC merupakan campuran dari kaca fiber dan beton atau semen, sehingga cocok untuk dijadikan bahan konstruksi rumah semi permanen. Selain itu, rumah yang menggunakan plafon GRC akan terlindungi dari panas terik matahari dan juga air hujan.

 

Belakangan ini, banyak yang menggunakan GRC sebagai lapisan dinding dan kolom interior rumah maupun eksterior. GRC memiliki bobot material yang ringan sehingga mudah diaplikasikan sebagai elemen dekorasi rumah.

 

 

Kesimpulan

 

Rumah semi permanen dibangun untuk tujuan yang lebih praktis, yang juga tidak bisa meninggalkan kesan estetik dan kenyamanan bagi penghuninya. Hal yang perlu diperhatikan juga adalah elemen yang digunakan, selalu gunakan yang berkualitas.

 

BLKP siap membantu dengan menghadirkan beragam produk baja ringan berkualitas dengan standarisasi SNI dan sudah tersertifikasi ISO 9001-2015.



Artikel Populer

Your Message Has Been Sent..