MEMILIH BAJA GALVANIZE SEBAGAI SOLUSI KONSTRUKSI

Pada umumnya, semua orang ingin menggunakan bahan bangunan dengan kualitas terbaik saat membangun rumah idaman mereka sehingga bisa bertahan lebih lama. Oleh karena itu, banyak orang yang lebih memilih baja galvanize untuk konstruksi bangunan dibandingkan dengan material lainnya. 

 

Baja galvanize memiliki banyak keunggulan yang sudah dimiliki konstruksi baja, ditambah adanya manfaat tambahan seperti perlindungan ekstra dari proses galvanisasi. Dalam pembahasan kali ini, admin akan menguraikan beberapa alasan utama kenapa kamu harus menggunakan baja galvanize dalam konstruksi bangunan.

 

 

Apa itu Baja Galvanize?

baja galvanize

 

Banyak orang yang bertanya apa sih sebenarnya baja galvanize itu? Baja galvanize adalah salah satu bahan baku untuk membuat baja ringan. Galvanisasi merupakan proses yang melindungi baja dengan merendamnya dalam seng cair, sehingga akan terbentuk lapisan pelindung tambahan. Manfaat utama dari baja galvanize adalah sifatnya yang diketahui dapat mencegah korosi atau karat di masa depan, sehingga akan sedikit biaya perawatan yang perlu kamu keluarkan nantinya. Proses galvanisasi juga ramah lingkungan dan tahan terhadap kondisi cuaca. 

 

Galvanize merupakan material berbahan dasar seng (zinc) yang dimanfaatkan untuk melapisi dan melindungi baja murni, besi dan baja ringan agar tidak berkarat. Proses pelapisannya dilakukan dengan membenamkan baja atau besi pada seng cair. Tanpa adanya lapisan pelindung galvanize, tentunya baja akan mengalami proses pengkaratan lebih cepat.


 

Proses Membuat Galvanisasi (Galvanize)

baja galvanize

 

Ketika baja ringan direndam ke dalam cairan zinc, maka akan terjadi proses metalurgi yaitu suatu proses pencampuran secara kimia yang berdasarkan proses keilmuan mengenai baja maupun besi. Proses ini merupakan salah satu proses pengaliran (difusi), sehingga pelapis bentuknya menjadi serupa dan menjalar di setiap permukaan baja ringan.

 

Baca Juga : Apa itu Hollow dalam Dunia Konstruksi

 

Proses galvanisasi bisa melindungi baja ringan dengan berbagai cara seperti:

- Menciptakan lapisan pelindung yang bisa melindungi baja dari pengaruh lingkungan di sekitarnya. Lapisan zinc dapat mencegah air dan kelembaban yang terjadi di udara dari proses pengkaratan. Apabila lapisan zinc tergores sangat dalam, maka baja akan terbuka dan  sangat rentan dengan pengkaratan.

- Bisa melindungi baja ringan melalui proses korosi galvanik yaitu suatu proses galvanisasi dimana dua baja dari susunan elektrokimia yang beda ditempatkan saling berhadapan dengan elektrolit yang ada, contohnya: air asin. 

Hal tersebut bergantung pada struktur atom dari kedua baja tersebut, dimana satu baja merupakan anoda dan baja lainnya adalah katoda. Anoda akan berkarat lebih cepat dengan sendirinya sedangkan katoda akan berkarat lebih lambat.

 

 

Metode dalam Proses Galvanisasi

Dalam proses galvanisasi, ada beberapa proses yang berbeda untuk setiap baja galvanis. Berikut ini adalah metode dalam proses galvanisasi:

 

Hot-Dip Galvanizing

Merupakan salah satu metode coating (pelapisan) yang prosesnya dicelupkan ke dalam lelehan atau cairan zinc. Tujuannya adalah untuk meningkatkan ketahanan setiap baja agar tahan terhadap karat.

Elemen baut yang digunakan pada proses Hot-Dip Galvanizing berbahan low carbon steel (baja karbon rendah) A325, sedangkan suhu yang digunakan sebesar 450°C menggunakan waktu coating yang berbeda-beda yaitu antara 30,45 dan 60 detik. Reaksi dari proses galvanisasi adalah membentuk lapisan Fe-Zn (atau fasa intermetalik) pada permukaan ulir baut η (Fasa Eta),  ξ (Zeta),  δ (Delta), dan Γ (Gamma). Semakin lama proses coating, maka lapisan Fe-Zn akan semakin tebal. 

 

Pra-Galvanizing

Metode ini sebenarnya hampir sama dengan metode Hot-Dip Galvanizing, bedanya metode ini dilakukan langsung di pabrik bajanya dan umumnya terjadi pada baja yang sudah memiliki bentuk tertentu. Metode pra-galvanizing melibatkan struktur baja yang tergulung melewati proses pembersihan yang serupa dengan proses hot-dip galvanizing.

 

Baja ini kemudian akan melintasi kolam zinc yang panas, berbentuk cair dan seketika ditarik kembali. Keunggulan dari metode pra-galvanisasi adalah gulungan besar pada lembaran baja dapat digalvanisasi dengan cepat dengan lapisan yang sama, berbeda dengan metode hot-dip galvanizing yang prosesnya lebih lama.

 

Electro-Galvanizing

Berbeda dengan metode - metode lainnya, metode elektro-galvanizing tidak menggunakan rendaman dari zinc cair. Metode ini hanya memanfaatkan arus listrik yang terdapat dalam larutan elektrolit untuk mentransfer ion dari zinc ke baja.

 

Proses ini menyertakan pengurangan dari ion - ion zinc yang bermuatan positif menjadi baja zinc. Setelah itu diendapkan pada material yang bermuatan positif. Penyulingan biji - bijian bisa ditambahkan untuk memastikan lapisan zinc terjadi secara halus pada baja. Hampir sama dengan metode pra-galvanizing, metode elektro-galvanizing umumnya diterapkan secara terus menerus pada gulungan lembaran baja.

 

Keuntungan dari metode electro-galvanizing adalah lapisan yang serupa dan ketebalan lapisan yang efisien. Namun meskipun begitu, coating ini umumnya lebih tipis dari coating zinc yang dicapai dengan metode hot-dip galvanizing yang akibatnya dapat mengurangi perlindungannya terhadap karat.

 

 

Kesimpulan

Sekian pembahasan mengenai baja galvanize, proses pembuatan dan metode galvanisasi. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu dan menjadi salah satu referensi yang kamu gunakan.

 

Untuk kamu yang sedang membutuhkan material bahan bangunan seperti baja ringan, kamu bisa menggunakan produk BLKP. Beragam produk barang jadi (finish good) maupun bahan baku (raw material) baja ringan tersedia di BLKP. Segera hubungi team profesional kami untuk informasi lebih lanjut.



Artikel Populer

Your Message Has Been Sent..