MENGENAL FLASHING DALAM KONSTRUKSI BAJA RINGAN

Jika kamu seorang pembangun atau kontraktor bangunan, tentunya tidak asing lagi dengan yang namanya Flashing. Karena setiap pekerjaan konstruksi bangunan yang melibatkan bagian luar (eksterior) rumah pastinya menyertakan lebih dari satu Flashing. 

 

Lalu apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan flashing itu dan apa saja jenis dari flashing tersebut? Di dalam artikel ini admin akan membahas lebih lanjut mengenai Flashing. Simak ulasan lengkapnya dibawah ini ya!

 

 

Apa itu Flashing?

apa itu flashing

 

Flashing dalam dunia konstruksi baja ringan adalah salah satu jenis bahan bangunan yang digunakan sebagai perlindungan ekstra untuk rumah dari adanya kebocoran. Flashing dipasang di bawah sambungan antara plafon dengan atap. Flashing ini membentuk segel pelindung pada sambungan antara plafon dan atap di rumah atau gedung dari segala macam kerusakan yang disebabkan oleh air.

 

Kebutuhan akan perlindungan ekstra tentunya selalu ada ketika ada beberapa proyeksi dari sisi atau atap rumah kamu. Atap dan sisi rumah ini adalah salah satu area atau daerah terlemah yang ada di rumah dan pastinya paling sensitif terhadap kebocoran maupun kerusakan yang diakibatkan oleh air hujan.

 

Baca Juga : Apa itu Bondek dalam dunia konstruksi bangunan?

 

Flashing terbuat dari bahan baja galvalum yang memiliki kualitas tinggi yang fungsinya dapat mencegah air agar tidak mudah masuk ke dalam rumah dan dapat membuat atap rumah bisa terlihat lebih menarik dan juga rapi. Salah satu perusahaan baja ringan terbaik yang memiliki produk flashing bermutu tinggi adalah BLKP.

 

Nah flashing ini dirancang secara khusus sehingga memiliki banyak keunggulan yaitu dapat kedap terhadap air, tahan karat atau korosi, tahan panas, dan juga tahan terhadap tekanan yang berlebihan. Fashing bersifat sangat fleksibel sehingga sangat memudahkan dalam pemasangannya serta ramah lingkungan. 

 

 

Jenis - Jenis Flashing

apa itu flashing

 

Flashing memiliki jenis yang berbeda - beda yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Apa saja jenis - jenis dari Flashing? Berikut ini 4 jenis flashing yang wajib kamu ketahui :

 

 

Roofing Flashing (Flashing Atap)

Flashing Atap atau yang dalam bahasa inggris disebut Roofing Flashing terbuat dari logam seperti aluminium, tembaga, stainless steel atau baja galvanis. Kontraktor bangunan bisa dengan mudahnya memasang lampu kilat di sekitar talang, jendela, pintu maupun cerobong asap.

 

Proses pemasangan flashing atap bisa dimanfaatkan secara internal maupun eksternal. Untuk pemasangan secara internal, yang berarti flashing ini dipasang di bawah atap sirap (atap yang dibuat bersusun seperti potongan - potongan kayu). Untuk pemasangan eksternal, atap yang dipasang itu di atas atap sirap yang letaknya di lembah maupun di sekitaran puncak atap.

 

Berikut adalah contoh dari Flashing Atap :

- Lembah Atap

- Puncak Atap

- Di sepanjang tepi atap dan dinding

- Di Sekitar Ruang Ventilasi

- Di Sekitar Cerobong Asap

 

 

Flashing Window (Jendela Berkedip)

Jenis flashing lainnya adalah jendela berkedip. Jendela berkedip ini bisa dipasang di sepanjang jendela yang berfungsi untuk mencegah masuknya air hujan yang bocor di sela - sela jendela. Hujan yang mengguyur rumah disertai dengan angin kencang bisa masuk dengan mudahnya ke dalam celah kecil di rumah kamu, namun jendela berkedip ini memiliki keunggulan kedap terhadap cuaca, sehingga dapat melindungi area di sepanjang jendela rumah kamu.

 

Berikut ini tiga jenis flashing jendela berkedip:

 

- Lempengan logam

Lempengan logam adalah lempengan yang tipis dari dasar logam yang bisa dengan mudah untuk ditekuk dan dibentuk sehingga bisa disesuaikan dengan ruang.

 

- Vinyl

Vinyl adalah salah satu jenis pelapis lantai yang harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan jenis flashing lainnya.

 

- Tape

Tape adalah salah satu bentuk terbaru dari flashing dan hadir sebagai membran yang sangat  fleksibel yang dapat melekat sendiri.

 

 

Flashing Deck (Dek Berkedip)

Ketika kamu akan memasang teras atau dek ke rumah, ada baiknya untuk menambahkan pelindung ekstra yaitu dengan dek berkedip. Kamu bisa membeli flashing dalam berbagai bentuk dan ukuran sebagai penghias rumah atau dapat membuatnya sendiri dengan menekuk lempengan logam yang tipis tersebut.

 

Berikut ini adalah jenis dari dek berkedip:

- Stainless Steel

Stainless Steel merupakan logam yang berukuran tipis yang mudah untuk ditekuk.

 

- Vinyl

Ketika ingin menggunakan pelapis dinding vinyl untuk rumah kamu, kamu bisa menggunakan bentuk vinyl yang berkedip di sekitar tepi vinyl.

 

- Tembaga

Ketika kamu ingin menggunakan dek berkedip berbahan tembaga, kamu perlu menggunakan paku berbahan tembaga. Dek berkedip berbahan tembaga ini dapat tahan terhadap zat kimia yang ada di kayu sehingga produk menjadi lebih baik dari bahan lainnya.


 

Flashing Baru

Seiring berkembangnya zaman, banyak teknologi yang semakin berkembang dan maju. Begitupun dengan bahan bangunan yang semakin maju dengan teknologi terbaru. Akan hadir bahan berkedip atau flashing baru yang tentunya dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah kamu.


 

 

Kesimpulan

Dengan mengetahui apa itu Flashing dan jenis - jenisnya, kamu sebagai konstruktor bangunan maupun sebagai pemilik rumah tentunya menjadi lebih paham dan dapat memilih flashing mana yang cocok untuk pelindung rumah kamu. 

 

Semoga artikel ini dapat membantu kamu dan bisa dijadikan salah satu referensi ketika kamu ingin mencari flashing yang sesuai dengan kebutuhan rumah kamu. 



Your Message Has Been Sent..