MEMAHAMI APA ITU TALANG AIR DAN JENISNYA

Hi Sobat BLKP,

 

Di kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini, memiliki talang air pada bagian atap rumah menjadi solusi yang paling tepat. Pasalnya, ketika hujan tiba - tiba mengguyur rumah kamu, airnya tidak akan menggenang di bagian atap rumah dan tidak merembes masuk ke dalam rumah karena sudah ditampung oleh talang air yang sudah terpasang.

 

Air hujan yang ditampung oleh talang air ini nantinya akan langsung dialirkan menuju tempat pembuangan yang sudah ditentukan sebelumnya. Pada umumnya, talang air ini banyak dipasang di tepi dinding rumah atau di setiap titik pertemuan tiap bidang atap.

 

Lalu sebenarnya apa sih talang air itu? dan apa saja jenis - jenis talang air yang sering digunakan? Nah di pembahasan kali ini, admin akan kupas tuntas mengenai talang air, jadi simak sampai akhir ya!


 

Apa itu Talang Air?

 

Di beberapa kasus, banyak orang yang tidak terlalu memikirkan talang air bahkan mereka menganggap remeh saat akan melakukan pembangunan rumah. Padahal pada kenyataannya, talang air ini memiliki fungsi dan peran yang amat penting dalam mengatur arus air hujan yang turun di atap rumah.

 

Tahukah kamu? bentuk atap rumah yang memiliki kecondongan tertentu seperti rangka atap yang berbentuk limas, pelana dan sejenisnya, atapnya harus dilengkapi dengan talang agar dapat menampung air hujan yang turun ketika memasuki musim penghujan. Karena kita tahu, negara Indonesia sebagai salah satu negara tropis yang memiliki curah hujan yang sangat tinggi. Sehingga kita perlu berjaga-jaga apabila ada hal yang tidak diduga-duga datang.

 

Baca Juga : Ini Dia Penyebab Terjadinya Rembesan Pada Dinding Rumah

 

Lalu apa sih sebenarnya talang air itu? Talang air merupakan sebuah jaringan atau jejaring yang bentuknya seperti pipa yang memiliki manfaat utama menjadi media atau tempat agar air hujan yang jatuh ke atap rumah bisa mengalir ke jalan atau arah yang sudah ditentukan. Contohnya seperti saluran khusus untuk air hujan, tangki penampungan dan daerah sumur resapan.

 

Apabila kamu tidak pasang talang air di atap rumah, maka air hujan yang turun akan otomatis mengalir dari atap dan akhirnya menyebabkan rembesan pada dinding atau plafon rumah. Bahayanya, apabila rembesan air yang tidak terkontrol dengan instalasi talang air yang baik akan menyebabkan korsleting pada kabel listrik yang terdapat atau menempel pada plafon rumah.

 

Kebanyakan orang tidak terlalu memperdulikan fungsi dari talang air ini, padahal saluran air selalu berdampingan dengan atap rumah. Kegunaan talang air selain untuk memperkaya karakteristik rumah, talang air juga dapat melindungi rumah dari kerusakan yang diakibatkan kelembaban dan air hujan. Dengan menggunakan talang air yang tepat, dapat meningkatkan tampilan rumah untuk beberapa waktu yang akan datang.

 

Nah sebelum memilih talang air yang ingin kamu gunakan, alangkah lebih baik untuk mengetahui lebih dulu tentang ada berapa jenis talang air yang ada dan mana yang cocok untuk atap rumah kamu?

 

 

6 Jenis Talang Air

apa itu talang air

 

Ketika ingin membangun rumah impian, tentunya kamu membutuhkan banyak pertimbangan seperti untuk memutuskan jenis atau tipe talang air seperti apa yang harus dipasang untuk atap rumah kamu. Berikut ini adalah beberapa jenis talang air berdasarkan bentuk yang bisa kamu pilih:

 

 

Jenis Talang Air K Style

Talang air K Style adalah jenis talang air yang banyak digunakan dan sudah populer karena jenisnya bisa menciptakan efek yang dekoratif. Pada umumnya, pemilik rumah yang memiliki desain rumah minimalis lebih menyukai talang air K style untuk dipasang di setiap sudut - sudut rumah.

 

Menurut informasi yang admin dapatkan dari Home Stratosphere, talang air jenis K Style bisa menangkal lebih banyak air hujan jika dibandingkan dengan jenis talang air lainnya. Itulah kenapa talang air jenis ini menjadi pilihan yang paling optimal jika kamu berada di suatu tempat yang sering diguyur hujan.

 

 

Jenis Talang Air Victorian Ogee

Talang air jenis ini sering digunakan pada bangunan rumah yang memiliki tampilan dengan gaya klasik dan tradisional, seperti model rumah Victoria atau rumah model Eropa pada abad ke-19. 

 

Talang air Victoria Ogee ini terbuat dari aluminium yang ringan dan sangat mudah dalam hal perawatannya. Talang air jenis ini memiliki bentuk yang lebih ceper sehingga lebih cocok digunakan untuk atap rumah yang tidak terlalu besar.

 

 

Jenis Talang Air Half-Round

Talang air Half-Round bentuknya sederhana seperti huruf U. Talang air jenis ini sangat cocok untuk rumah yang memiliki gaya trendi. Fungsi dari talang air berjenis Half-Round adalah mudah dalam perawatan dan mudah dibersihkan karena bentuknya yang menyerupai tabung yang sudah dipotong menjadi dua bagian. 

 

 

Jenis Talang Air PVC

Jenis talang air PVC merupakan salah satu jenis talang air yang populer untuk bangunan rumah. Talang air jenis PVC ini memiliki harga yang cukup terjangkau dan beban yang ringan sehingga mudah untuk diangkat dan dilakukan pemasangan. Talang air jenis PVC ini  juga memiliki ukuran yang beragam sehingga kamu bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan.

 

Kekurangannya adalah talang air jenis PVC ini masih berbahan plastik yang sangat sensitif terhadap pergantian cuaca, apalagi posisi talang air ini berada di luar ruangan. Terpaan sinar matahari langsung dan hujan yang deras dapat membuat plastik mengalami retak bahkan patah. Dengan begitu, pemakaiannya tidak berlangsung lama hanya bisa bertahan 2-3 tahunan saja.

 

Apabila kamu berencana untuk menggunakan talang air jenis PVC, maka kamu perlu menyediakan dana tambahan yang digunakan untuk melakukan pergantian talang air tersebut.

 

 

Jenis Talang Air Logam

Pada umumnya, jenis talang air logam terbuat dari bahan seng, alumunium atau galvalum. Harga yang ditawarkan untuk jenis talang air ini cukup terjangkau. Talang air jenis logam ini kerap kali ditawarkan dalam wujud lapisan yang bentuknya dapat disesuaikan dengan bentuk atap rumah kita, sehingga dapat bekerja lebih efisien untuk mengalirkan air. Selain itu, proses pemasangannya pun dibilang cukup praktis.

 

Meskipun talang air logam ini memiliki fungsi yang bagus, namun talang air jenis ini sangat mudah sekali mengalami pengkaratan yang diakibatkan oleh perubahan iklim dan debu yang menempel. Namun kamu bisa memperlambat munculnya karat ini dengan melapisinya menggunakan cairan anti karat atau dengan memilih bahan logam yang memiliki kualitas yang tinggi.

 

 

Jenis Talang Air Beton

Talang air beton adalah salah satu jenis talang air paling tua yang berada di dunia karena sudah lama ada sebelum talang air jenis PVC maupun logam. Talang air logam ini sering dipasang pada persinggungan atap maupun pagar antara bangunan satu dengan bangunan lain yang ada di sebelahnya.

 

Talang air jenis ini paling terbaik jika dibandingkan dengan jenis talang air lainnya, karena memiliki ketahanan yang sangat kuat dan berumur yang cukup lama. Meskipun terpapar sinar matahari dan terguyur air hujan, talang air beton ini tidak mudah lapuk hingga puluhan tahun. Untuk daya tampungnya juga sangat besar sehingga dapat menampung air hujan dalam jumlah banyak dan kamu tidak perlu cemas jika terjadi hujan badai setiap harinya.

 

Meskipun banyak sekali kelebihannya, ternyata talang air beton juga memiliki kelemahan yaitu harganya yang sangat mahal dan proses pengerjaan yang tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. 

 

Namun talang air beton tidak membutuhkan perawatan yang berlebihan yang dapat menguras dompet. Jadi pemakaiannya bisa dibilang sangat hemat untuk digunakan jangka panjang. Talang beton juga sudah dilapisi dengan karpet talang yang berfungsi untuk meminimalisir kebocoran yang kemungkinan terjadi.

 

 

Memilih Talang Air Yang Cocok

 

Setelah mengetahui pengertian talang air dan jenis - jenis talang air, maka langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah mempertimbangkan mana yang cocok dan tepat untuk rumah kamu. Sebelum kamu menentukan model maupun jenisnya, kamu harus memikirkan kecocokan ukuran dan kesiapan dana yang kamu miliki.

 

Jika hal tersebut sudah dilakukan, maka kamu bisa memilih jenis talang air yang sesuai dengan desain rumah dan kamu juga dapat memilih material yang sesuai. Jenis material talang air tersedia dalam beberapa pilihan yaitu plastik (PVC), logam atau beton.

 

Pada umumnya, talang air berbahan dasar plastik memiliki harga yang relatif murah dan ringan namun daya tahannya tidak bisa bertahan lama (hanya bertahan satu hingga dua tahun saja) dan materialnya mudah rusak. Sedangkan talang air berbahan logam atau beton dapat bertahan lebih dari lima tahun namun memiliki harga yang lebih mahal dan proses instalasinya harus spesifik supaya tidak terjadi kebocoran.

 

Supaya talang air dapat bekerja dengan baik, maka kamu harus rutin melakukan berbagai perawatan, misalnya membersihkan kotoran yang menyumbat pada saluran aliran air saat hujan turun. Selain itu, rutinlah untuk melapisi talang air dengan zat anti karat jika kamu menggunakan talang air jenis logam.

 

 

Kesimpulan

Nah setelah semuanya kamu ketahui, ini saatnya untuk kamu menentukan! Kamu yakin pilih talang air jenis apa untuk rumah kesayangan kamu? Kamu bisa memilih jenis talang air di BLKP yang memiliki beragam bentuk dan warna yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan. 

 

Talang air di BLKP ini merupakan salah satu produk barang jadi baja ringan yang diproduksi oleh BLKP dengan menggunakan bahan berlapis alumunium seng yang sudah teruji dan tahan terhadap karat dan cuaca yang tidak menentu.

 

Selain memproduksi bahan jadi, BLKP juga memproduksi produk bahan baku baja ringan seperti Galvalume, Galvanize dan Pre Painted Galvalume. Yuk bangun rumah impian kamu bersama BLKP!



Your Message Has Been Sent..