KOLOM UTAMA DAN KOLOM PRAKTIS SEBAGAI METODE MEMPERKOKOH BANGUNAN

Dalam dunia konstruksi, pemilihan metode yang tepat merupakan langkah krusial dalam memastikan keamanan dan kestabilan struktur bangunan. Pada artikel ini, BLKP akan menjelaskan dua metode yang dikenal dengan sebutan kolom utama dan kolom praktis yang memegang peranan penting dalam kokohnya suatu bangunan. Bagaimana cara kerjanya? Simak selengkapnya artikel berikut:

 

Fungsi Kolom Pada Struktur Bangunan

Pada suatu bangunan, kolom merupakan elemen struktur tekan yang berupa batang vertikal, berfungsi sebagai penyangga beban dengan cara meneruskan beban aksial dan diteruskan ke fondasi. Pentingnya kehadiran kolom utama dan kolom praktis perlu diperhatikan bagi pekerja konstruksi, karena tidak mudah dalam merancangnya. Ada suatu ketentuan dalam hal jarak dan ukuran dalam proses pemasangan, beserta detail peletakannya yang titik sambungannya sangat rawan. 

 

Apa Itu Kolom Utama?

kolom praktis adalah

Sumber: Google

 

Kolom utama berperan sebagai pilar utama yang bertugas menopang beban utama pada struktur bangunan. Perannya krusial dalam menjaga kestabilan bangunan dan mengurangi risiko kerusakan serta kemungkinan runtuhnya struktur tersebut.

 

Tugas utama dari kolom utama adalah menahan dan mendistribusikan berat dari atap bangunan serta beban lainnya ke lapisan tanah di bawahnya. Kehadiran kolom utama sangat penting, karena tanpanya, risiko keruntuhan bangunan menjadi sangat signifikan. Kolom utama ini biasanya ditempatkan dengan jarak sekitar 3 hingga 4 meter di antara balok-balok penopang struktur bangunan.

 

Apa Itu Kolom Praktis?

Kolom praktis merupakan elemen struktural berbentuk tiang yang berperan dalam mendukung kolom utama dalam menjalankan tugas menopang beban struktur bangunan. Biasanya, komponen kolom praktis tersembunyi di dalam dinding, dan tidak terlihat dari luar.

 

Kehadiran kolom praktis memiliki peran kunci dalam mengurangi risiko keretakan atau bahkan keruntuhan bangunan. Kolom jenis ini biasanya ditempatkan dengan jarak sekitar 3 hingga 4 meter antara dinding-dinding bangunan, bertujuan untuk memperkuat struktur dan mencegah terjadinya keretakan pada dinding.

 

Fungsi utama dari kolom praktis adalah melindungi struktur dari dampak gaya tekanan yang bekerja pada dinding bangunan. Dengan adanya kolom praktis, bangunan akan lebih tahan terhadap guncangan, seperti gempa bumi, dan akan mencapai tingkat stabilitas yang lebih tinggi secara keseluruhan.

 

Perbedaan Kolom Utama dan Kolom Praktis

perbedaan kolom utama dan kolom praktis - kolom praktis adalah

Sumber: Google

 

Kolom utama biasanya memiliki dimensi yang lebih besar dibandingkan dengan kolom praktis. Selain itu, perbedaan mendasar antara kolom praktis dan kolom utama terletak pada peran dan fungsinya. Kolom praktis lebih berfokus pada menjaga kekokohan dinding bangunan agar tidak retak atau roboh, sedangkan kolom utama bertanggung jawab menopang seluruh struktur bangunan secara vertikal. Berikut perbandingan untuk menunjukkan perbedaan antar dua kolom tersebut.

 

Berdasarkan definisinya, kolom utama dan praktis sekilas terlihat sama yaitu berfungsi untuk menopang beban bangunan. Sehingga tidak jarang konstruktor yang tidak menyadari perbedaanya dan cenderung menyamakannya.

 

 

Perbedaan

Kolom Utama

Kolom Praktis

Sisi fungsi

Menopang bobot struktur bangunan secara vertikal.

Memperkuat dinding secara horizontal agar kokoh berdiri.

Ukuran dan Penempatan

Dibuat dengan ukuran besar atau pipih memanjang dengan pondasi yang dalam, serta terlihat dari luar bangunan. 

Dibuat tersembunyi di antara balok dalam dinding sehingga tidak terlihat dari luar. Umumnya diletakan antara dinding-dinding balok.

Peranan dalam Menopang Struktur

Menopang seluruh struktur bangunan balok dan lantai bangunan secara vertikal.

Membantu kolom utama dalam menopang balok dan lantai bangunan

 

 

Baca juga: Cara Perhitungan Cakar Ayam Rumah 2 Lantai dan Tips Pengaplikasiannya

 

Cara Mengaplikasikan Kolom Utama dan Kolom Praktis

kolom praktis adalah

Sumber: Google

 

Cara mengaplikasikan kolom utama dan kolom praktis

Penerapan yang tepat dalam mengaplikasikan kolom utama dan kolom praktis merupakan langkah kunci untuk memastikan efektivitas penggunaannya dalam proyek konstruksi Anda. Saat mengintegrasikan kolom ke dalam struktur bangunan, beberapa faktor penting yang perlu dipertimbangkan meliputi:

 

Fungsi Ruangan

Fungsi ruangan memiliki dampak signifikan pada beban yang akan ditopang oleh kolom. Sebagai contoh, jika sebuah ruangan dimaksudkan untuk digunakan sebagai garasi di lantai dua, maka diperlukan kolom yang lebih kuat untuk menopang beban yang lebih berat dibandingkan dengan sebuah kamar tidur.

 

Jarak Antar Kolom

Semakin besar jarak antara kolom-kolom, semakin besar juga beban yang harus ditanggung oleh masing-masing kolom. Hal ini berdampak pada dimensi dan kekuatan yang diperlukan dari kolom tersebut. Selain itu, ketinggian kolom juga perlu dipertimbangkan dalam perhitungan untuk memastikan kekuatan optimal sebelum terjadinya deformasi atau kerusakan.

 

Lokasi Geografis

Lokasi geografis bangunan juga mempengaruhi jenis kolom yang diperlukan. Misalnya, membangun di daerah pantai yang rentan terhadap kerusakan akibat air asin memerlukan strategi konstruksi yang berbeda dibandingkan dengan bangunan di pegunungan. Adapun, perhitungan kolom untuk setiap rumah harus disesuaikan dengan faktor-faktor lingkungan yang relevan.

 

Baca juga: Jenis Pondasi Rumah yang Umum Digunakan dan Fungsinya

 

Cara pemasangan kolom utama

Pemasangan kolom utama merupakan tahap kunci dalam proses konstruksi yang mempengaruhi kestabilan dan keamanan suatu bangunan. Berikut cara pemasangan kolom utama yang tepat untuk memastikan bahwa proses ini berjalan dengan efisien dan hasil yang aman:

 

Ukuran Kolom Utama

Ketika merancang rumah dua lantai, kolom utama yang digunakan memiliki dimensi 20 x 20 cm dengan menggunakan 8 batang besi beton berdiameter 12 mm dan sejumlah begel berdiameter 8 mm yang ditempatkan setiap 10 cm. Penting untuk diingat bahwa ukuran kolom utama harus disesuaikan dengan dimensi bangunan dan jenis bangunan yang sedang dibangun.

 

Penentuan Jarak Kolom Utama

Untuk memastikan stabilitas struktur, jarak yang paling optimal antara kolom utama adalah sekitar 3,5 meter. Penentuan jarak ini harus mempertimbangkan dimensi balok sehingga ukurannya tidak terlalu besar untuk menopang lantai.

 

Seperti halnya ukuran kolom utama, jarak antara kolom utama juga harus disesuaikan dengan karakteristik dan jenis bangunan yang akan dibangun.

 

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Tentang Struktur Bangunan Bentang Lebar

 

Cara Pemasangan Kolom Praktis

Berikut cara pemasangan kolom praktis yang tepat untuk memastikan bahwa proses ini berjalan dengan efisien dan hasil yang aman:

 

Standar bangunan Jarak Kolom Praktis yang Ideal

Pada umumnya kolom praktis bisa berjarak mulai dari 3 meter hingga 4 meter. Bisa juga dibuat di setiap sudut pertemuan antara batu bata. Jarak kolom praktis harus disesuaikan dengan ukuran bangunan dan jenis bangunan itu sendiri.

 

Ukuran Kolom Praktis

Kolom jenis praktis hadir dalam berbagai dimensi yang disesuaikan dengan luas dan ukuran bangunan yang sedang dikerjakan. Sesuai dengan pedoman dalam SNI 03-2834-1992, biasanya ukuran standar untuk kolom praktis berkisar antara 10 x 10 cm hingga 15 x 20 cm dengan tulangan utama minimal berdiameter 12 mm, serta sengkang berdiameter 8 mm dan jarak 10 cm, yang berperan sebagai penyangga dinding pasangan.  Dalam proses pembuatannya, kolom praktis dapat menggunakan material tergantung pada jenis dinding yang diaplikasikan dalam konstruksi.

 

Kesimpulan

Dalam dunia konstruksi, penggunaan kolom utama dan kolom praktis adalah langkah penting untuk memastikan kestabilan dan keamanan struktur bangunan. Kolom utama menopang beban vertikal, sementara kolom praktis memperkuat dinding dan mencegah keretakan. Perbedaan antara keduanya perlu diperhatikan.

 

Pemasangan kolom utama memerlukan perhitungan yang tepat, sedangkan kolom praktis memiliki ukuran standar sesuai pedoman SNI 03-2834-1992. Pemahaman mendalam tentang penggunaan dan pemasangan kedua jenis kolom ini sangat penting dalam proyek konstruksi untuk memastikan kekokohan dan keamanan bangunan.

 

Semoga menjadi penambah pengetahuan dan menjawab segala pertanyaan Anda. Punya pertanyaan? Silahkan tanya kami melalui link ini. Cari material baja ringan untuk membuat kolom? Pastikan BLKP menjadi tempat utama pemenuhan kebutuhan material konstruksi Anda.



Artikel Populer

Tidak ada artikel popular.
Your Message Has Been Sent..