PROGRAM PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL (PEN) DALAM MENCARI UMKM BERPOTENSI UNTUK EKSPOR DI SELAT PANJANG DAN BENGKALIS

07 MAY 2021

Program Pemulihan Ekonomi Nasional ( PEN )

Merupakan salah satu program atau rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian. Program ini bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya selama pandemi Covid-19. Serta diharapkan dapat ‘memperpanjang nafas’ dan meningkatkan kinerja UMKM yang berkontribusi pada perekonomian Indonesia.

Dengan adanya program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) oleh Pemerintah, Pak Toni selaku komisaris utama PT. Surya Inti Primakarya  bersama dengan perwakilan dari Kantor Wilayah Bea Cukai (KWBC) Riau  yang dihadiri oleh Pak Hartono Selaku Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, melakukan kunjungan ke daerah Bengkalis dalam rangka mencari UMKM dan produk-produk yang memiliki potensi ekspor serta memperkenalkan dan mempromosikan Fasiltas Pusat Logistik Berikat yang sedang digalakan oleh Pemerintah.

            Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Dalam Mencari UMKM Berpotensi Untuk Ekspor di Selat Panjang dan Bengkalis

Didampingi oleh Bea Cukai Bengkalis serta Forkopimda yang terdiri dari Sekretaris Daerah ( Sekda ) Bengkalis, Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Dandim 0303/Bengkalis, Kapolres Bengkalis dan Kajari Bengkalis berkunjung ke salah satu UMKM Pengusaha Pinang dan menjelaskan tentang fasilitas serta keuntungan ekspor yang diberikan oleh Pusat Logistik Berikat (PLB). Kegiatan ekspor yang dilakukan oleh UMKM Pengusaha Pinang  bertujuan untuk mengurangi biaya keuangan perusahaan.

            Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Dalam Mencari UMKM Berpotensi Untuk Ekspor di Selat Panjang dan Bengkalis

Salah satu keuntungan ekspor yang ditawarkan PT. Surya Inti Primakarya yaitu dengan cara melakukan pemuatan barang ekspor di Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk mendapatkan kemudahan pembebasan PPN. Pemilik Usaha Pinang bernama Herman, tertarik dan menyepakati kerja sama dengan PT. Surya Inti Primakarya untuk melakukan ekspor dengan fasilitas yang dimiliki oleh Pusat Logistik Berikat ( PLB ). Hingga saat ini, sebanyak 54 ton biji Pinang di Gudang Pusat Logistik Berikat siap untuk diekspor.

PT. Surya Inti Primakarya  beserta Kantor Wilayah Bea Cukai (KWBC) Riau menyempatkan berkunjung ke daerah Selat Panjang, Kepulauan Meranti untuk bertemu dengan Kepala Kantor Bea Cukai Kepulauan Meranti dan Kapolres Kepulauan Meranti, bersama – sama mengunjungi Gedung Promosi Produk dan Kerajinan Kepulauan Meranti yang memproduksi berbagai macam produk  UMKM seperti tas, selendang, batik, kopi, madu, sagu, serta produk olahan makanan lainnya.

Dengan adanya kunjungan ini,  diharapkan PT. Surya Inti Primakarya selaku Pusat Logistik Berikat dapat ikut serta membantu pemerintah dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Your Message Has Been Sent..