HOLLOW BAJA RINGAN VS BESI HOLLOW, APA BEDANYA?

Hi Sobat BLKP,

Hingga saat ini, dunia konstruksi terutama di Indonesia semakin berkembang pesat dan maju. Hal ini disebabkan karena semakin banyaknya orang mulai membangun rumah sebagai tempat tinggal mereka atau sekedar untuk investasi jangka panjang.

 

Salah satu material konstruksi lawas yang sering digunakan untuk rangka atap adalah kayu. Seiring berjalannya waktu, material kayu ini mulai tergeser dengan material metal atau logam yang membawa keunggulan lebih banyak dibandingkan dengan material kayu.

 

Salah satu material metal atau logam yang sedang trends saat ini adalah hollow baja ringan dan besi hollow. Kedua material konstruksi tersebut semakin terkenal karena banyaknya keunggulan yang material tersebut miliki dan juga memiliki konsep konstruksi yang ramah terhadap lingkungan.

 

 

Hollow Baja Ringan vs Besi Hollow

hollow baja ringan vs besi hollow

 

Karena bentuknya yang sama-sama berlubang, tidak sedikit orang yang menganggap kalau hollow baja ringan dan besi hollow itu serupa. Padahal keduanya memiliki perbedaan jika dilihat dari beberapa sisinya. Apa saja perbedaan antara kedua material metal tersebut? Simak ulasan lengkapnya dibawah ini.

 

Baca Juga : Apa itu Besi Hollow?

 

Lapisan Tahan Karat

hollow baja ringan vs besi hollow

 

Antara hollow baja ringan dan besi hollow sama - sama memiliki bentuk kotak atau persegi panjang dan dibagian tengahnya terdapat lubang kecil. Namun, meskipun memiliki bentuk yang sama, ternyata keduanya masih bisa terlihat perbedaanya. Salah satu perbedaannya adalah dari lapisan tahan karat yang kedua material tersebut miliki.

 

Hollow baja ringan mempunyai lapisan tahan karat, sehingga dapat bertahan lebih lama. Bahkan apabila hollow baja ringan ini menggunakan bahan baku galvalume, maka ketahanannya terhadap karat akan jauh lebih baik.

 

Dimana unsur yang terkandung pada bahan baku galvalume seperti alumunium, zinc dan silicon terjalin sangat baik. Sehingga tidak heran, kalau produk baja ringan buatan PT. Bumi Lancang Kuning Pusaka (BLKP) memiliki ekstra ketahanan terhadap korosi atau karat.

 

Sedangkan besi hollow, terbuat dari besi yang tidak memiliki lapisan tahan karat. Meskipun begitu, besi hollow masih terbilang cukup kuat dan kokoh. Jadi cara agar besi hollow tidak mudah berkarat, maka Anda perlu melakukan pengecetan secara berkala.

 

 

Pengaplikasian untuk Konstruksi

Antara hollow baja ringan maupun besi hollow, sama - sama digunakan untuk kebutuhan konstruksi. Namun terdapat beberapa faktor yang membedakannya. 

 

Besi hollow bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan konstruksi, termasuk untuk bagian dalam (interior) rumah. Sedangkan hollow baja ringan hanya bisa digunakan untuk bagian dalam (interior) rumah saja seperti untuk plafon atau dinding.

 

 

Variasi Ukuran Antara Keduanya

Umumnya, variasi ukuran hollow baja ringan ada dua yaitu ukuran 2x4 dan ukuran 4x4. Dimana ukuran yang sebenarnya adalah 15x30 dan 30x30. Dan ukuran panjang dari hollow baja ringan adalah sekitar 4 meter.

 

Sedangkan besi hollow memiliki ukuran yang bervariasi dan beragam, tidak seperti hollow dari baja ringan yang ukurannya sudah ditentukan. Dengan adanya variasi ukuran tersebut, membuat besi hollow memiliki keunggulan lebih dibandingkan hollow baja ringan.

 

 

Kesimpulan

Itulah beberapa perbedaan antara hollow baja ringan vs besi hollow yang penting untuk Anda ketahui. Setelah mengetahui perbedaan antara kedua material konstruksi tersebut, mana yang menurut Anda tepat untuk konstruksi bangunan?

 

Tentunya hal ini tergantung dari tujuan Anda menggunakannya. Kalau untuk ruangan dalam rumah (interior), Anda bisa memilih menggunakan hollow baja ringan. Sementara untuk bagian luar ruangan (eksterior), Anda bisa menggunakan besi hollow.

 

Semoga pembahasan artikel kali ini bermanfaat untuk Anda yang sedang mencari tahu tentang perbedaan dari hollow yang terbuat dari baja ringan dan besi hollow. Selamat membaca sobat BLKP!



Your Message Has Been Sent..