DECKING: TEKNIK PEMBUATAN LANTAI DALAM KONSTRUKSI BANGUNAN

Decking adalah nama teknik pembuatan lantai dalam konstruksi bangunan. Decking bisa dibuat menggunakan kayu, beton, ataupun baja ringan.

 

Ayo kenali jenis-jenisnya.

 

Jenis-Jenis Decking 

 

Dalam beberapa sumber, Anda akan menemukan bahwa Decking terbatas pada pembuatan lantai yang berada di area luar ruangan (outdoor).

 

Itu benar bahwa istilah decking, dikutip dari definisi wikipedia, secara harfiah berarti permukaan datar yang umumnya terletak di luar ruangan.

 

Istilah ini diambil dari bahasa dunia perkapalan, sehingga sangat identik dengan permukaannya yang terbuat dari papan kayu.

 

Pada artikel ini, kita akan membatasi pada pembahasan decking yang berkaitan dengan definisi pembuatan lantai.

 

Ada 3 jenis decking yang akan dibahas, yaitu deck kayu, beton, dan baja ringan (metal).

 

Mari kita ulas!

 

Decking Kayu

Pinterest Next Luxury

 

Decking kayu adalah penggunaan kayu sebagai bahan penutup lantai.

 

Decking kayu sering digunakan di luar rumah karena menambah kesan asri dan alami. 

 

Penggunaan decking kayu mudah dijumpai di taman, sekitaran kolam renang, hingga dermaga.

 

Karena penempatannya yang sering terkena sinar matahari dan hujan, maka bahan kayu untuk decking haruslah menggunakan kayu yang keras.

 

Jenis-jenis kayu yang populer dan cocok untuk membuat decking adalah kayu bengkirai, kayu ulin, dan kayu merbau.

 

Kayu bengkirai adalah jenis kayu yang kuat dan tahan lama namun mudah untuk pengolahannya. 

 

Kayu bengkirai mempunyai tekstur yang sedikit kasar dan berwarna kuning kecoklatan.

 

Kayu merbau. memiliki ciri warnanya yang merah kecoklatan, sehingga memberikan nuansa eksterior yang cantik saat digunakan sebagai deck. 

 

Kelemahan kayu ini, meskipun kuat dan cantik, sayangnya bila sering terkena air akan mengeluarkan getah yang mengurangi keindahannya.

 

Kayu ulin adalah kayu yang dijuluki kayu besi karena tingkat kekerasan yang tertinggi dibanding kayu lain. 

 

Kayu ini punya sifat yang semakin kuat jika sering terkena air sehingga cocok untuk tepian kolam atau dermaga.

 

Decking Beton

Pinterest theenergylibrary.com

 

Decking beton, atau dikenal juga tahu beton, adalah teknik menggunakan beton untuk penulangan dalam pembuatan lantai.

 

Caranya adalah meletakkan bongkahan beton berukuran kecil yang diletakkan pada sela-sela bekisting atau anyaman tulang.

 

Berbeda dengan decking kayu, decking beton tidak ditujukan untuk hiasan eksterior melainkan sebagai fondasi.

 

Kegiatan decking beton melibatkan beton berukuran kecil, biasa disebut tahu beton, yang dibuat dengan bentuk silinder maupun kubus. 

 

Komponen tersebut mempunyai ketebalan yang cukup beragam, yang bisa disesuaikan dengan selimut beton yang dikehendaki.

 

Tahu beton ini terbuat dari campuran antara beton atau spesi. Tujuannya adalah menghasilkan lapisan selimut bagi beton sesuai perencanaan dan kebutuhan.

 

Anda mungkin menemukan pembuatan tahu beton ini dari bahan kayu, potongan bata, atau batu koral.

 

Namun hal itu sangat tidak dianjurkan karena berakibat lemah dan rusaknya konstruksi lantai Anda.

 

Decking Baja Ringan

Decking baja ringan adalah penggunaan material baja ringan sebagai pelat lantai beton komposit dalam konstruksi bangunan.

 

Decking baja ringan ini sering disebut juga metal deck atau floordeck.

 

Baca Juga : Mengenal Apa itu Floordeck?

 

Sama seperti decking beton, decking baja ringan tidak dimaksudkan untuk detail eksterior, tapi sebagai bagian dari pondasi lantai itu sendiri.

 

Material baja ringan untuk decking umumnya menggunakan material yang tahan karat dengan struktur profil yang dalam.

 

Material ini merupakan salah satu inovasi modern dalam bidang konstruksi yang memberikan nilai efisiensi, kekuatan, dan kecepatan pengerjaan.

 

Keuntungan yang didapat dari penggunaan decking beton antara lain mampu :

 

1. Mengurangi kebutuhan volume beton;

2. Mengurangi kebutuhan volume besi tulangan;

3. Pemasangan yang mudah dan cepat;

4. Biaya lebih ekonomis; dan

5. Berat deck lebih ringan.


 

Kesimpulan

Apapun jenis decking yang ingin Anda terapkan pada bangunan Anda, pastikan Anda mempertimbangkan semua aspeknya.

 

Ingat, bahwa di Indonesia, kita harus memperhatikan curah hujan hingga panas yang tinggi.

 

Untuk mendapatkan material yang  berkualitas, terutama untuk atap rumah Anda, Pastikan BLKP menjadi tempat utama pemenuhan kebutuhan material konstruksi Anda.


 



Artikel Populer

Your Message Has Been Sent..