MEMBANGUN RUMAH YANG AMAN DENGAN PONDASI TAPAK

Hi Sobat BLKP,

 

Ketika Anda ingin membangun sebuah rumah impian, Anda akan dipertemukan dengan berbagai pilihan pondasi yang bisa Anda gunakan. Salah satu jenis pondasi yang umum digunakan para konstruktor bangunan adalah pondasi tapak. Pondasi tapak ini cocok diaplikasikan pada bangunan bertingkat karena dapat membuat konstruksi bangunan tetap stabil dan kuat menahan beban.

 

Pondasi rumah yang kokoh tentunya dibutuhkan oleh setiap bangunan rumah supaya posisi bangunan di atas tanah dapat berdiri dengan kuat, stabil dan dapat bertahan lama. Selain itu, pondasi rumah tidak hanya bisa berdiri kokoh saja dalam jangka waktu yang lama, tapi pondasi rumah yang baik tidak mudah terpengaruh dengan faktor alam seperti terjangan banjir maupun gempa bumi.

 

Baja Juga : Baja Ringan vs Beton, mana Yang Lebih Unggul?

 

Mengingat pondasi rumah ini memiliki fungsi yang sangat penting, maka saat membangunnya juga tidak boleh sembarangan. Hal ini karena menyangkut nyawa dari si penghuni rumah. Untuk mengetahui lebih jauh tentang pondasi tapak, simak ulasan lengkapnya berikut ini ya.

 

 

Mengenal Apa itu Pondasi Tapak?

pondasi tapak

 

Pondasi tapak merupakan salah satu pondasi yang terbuat dari beton bertulang dengan struktur rangka yaitu berbentuk persegi empat atau persegi panjang yang kokoh yang dibentuk seperti papan atau telapak.

 

Umumnya, pondasi tapak banyak digunakan untuk rumah bertingkat atau bangunan rukan seperti: ruko dengan ketinggian hingga 3 lantai. Dimana pondasi tapak ini sering dimanfaatkan sebagai sebuah tumpuan untuk struktur kolom di atas tanah yang lembek. 

 

Supaya dapat meneruskan beban secara optimal ke lapisan tanah di bawahnya, maka ukuran pondasi tapak dibuat lebih besar dibandingkan dengan ukuran kolom yang berada diatasnya. Hal ini dilakukan agar bangunan menjadi lebih aman dan stabil.

 

 

Material Pembuat Pondasi Tapak

pondasi tapak

 

Bahan yang diperlukan untuk membuat pondasi tapak sangat mudah Anda temukan dipasaran. Adapun bahan utama yang diperlukan seperti: semen, besi, beton , batu pecah ukuran 3 cm atau kerikil dengan ukuran serupa, pasir beton dan papan kayu sebagai cetakan.

 

 

Jenis Pondasi Tapak

Pondasi tapak terdiri dari beberapa jenis yang bisa disesuaikan dengan kondisi tanah atau bangunan. Yang pertama adalah pondasi tapak setempat yang merupakan jenis pertama dari pondasi tapak yang fungsinya untuk meningkatkan keseimbangan bangunan dan bentuknya seperti persegi. 

 

Yang kedua adalah pondasi tapak jenis dinding yang fungsinya untuk menahan dinding yang bertumpu pada pondasi tersebut. Ketiga, jenis pondasi tapak gabungan yang berfungsi menopang dua kolom atau lebih secara serentak. 

 

Selain itu, ada juga jenis pondasi tapak tiang pancang yang berfungsi meneruskan beban bangunan secara lebih efektif ke tiang yang dipatok ke dalam tanah. Dan yang terakhir adalah jenis pondasi tapak pelat yang berfungsi menahan beban pada seluruh kolom dengan telapak yang berukuran lebih besar.


 

Keunggulan Pondasi Tapak

Jika dibandingkan dengan jenis pondasi lainnya, pondasi tapak mempunyai sejumlah keunggulan. Keunggulan pertama adalah proses pengerjaan yang lebih mudah, hal ini karena pengerjaan pondasi tapak tidak memerlukan penggalian tanah yang terlalu dalam. Keunggulan yang kedua karena biaya pembuatannnya yang cenderung lebih ekonomis.

 

Selain itu, pondasi tapak hanya membutuhkan proses yang lebih sederhana karena pengecoran dapat dilakukan di lubang galian. Pondasi tapak juga mempunyai daya dukung yang lebih tahan lama dan memiliki kemampuan untuk menahan beban berat dari bangunan hingga empat lantai.

 

 

Kelemahan Pondasi Tapak

Meskipun pondasi tapak memiliki sejumlah keunggulan, namun pondasi tapak tidak lepas dari sejumlah kelemahan. Kelemahan yang pertama adalah proses pengeringan beton yang membutuhkan waktu yang lumayan lama supaya bisa dipindahkan ke lubang pondasi. Sedangkan, jika Anda membuat pondasi tapak di luar lubang galian, Anda harus menggunakan cetakan dan tentunya hal ini membutuhkan waktu yang sangat lama.

 

Kelemahan yang kedua dari pondasi tapak adalah proses pengeringan memerlukan waktu sekitar satu bulan lamanya sebelum dapat digunakan, sehingga proses pengerjaannya harus dilakukan lebih awal dari pengerjaan bangunan. Proses membuat pondasi tapak juga memerlukan keahlian dibidangnya.

 

 

Kesimpulan

Itulah ulasan mengenai pondasi tapak yang wajib Anda ketahui supaya proses pembuatan pondasi rumah impian Anda dapat berjalan secara maksimal dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Semoga informasi yang disampaikan bisa berguna untuk Anda. Selamat membaca!

 

Selain informasi diatas, Anda juga dapat menyimak referensi lainnya melalui artikel BLKP yang tentunya memberikan Anda insight positif dengat sudut yang berbeda yang tentunya dapat membantu Anda.

 

Anda sedang mencari material baja ringan berkualitas untuk rumah Anda? BLKP menyediakan segalanya yang terbaik untuk Anda. Terdapat berbagai jenis barang jadi baja ringan seperti: roofing, flooring, partitioning dan framing dan bahan baku baja ringan seperti: galvalume, galvanize dan pre painted galvalume yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan.



Artikel Populer

Your Message Has Been Sent..