YUK, BANGUN RUMAH MENGGUNAKAN MATERIAL RAMAH LINGKUNGAN

Rumah Ramah Lingkungan

Sebuah bangunan tidak hanya nyaman untuk sang penghuni saja, melainkan harus memperhatikan juga material yang dipakai ramah lingkungan. Isu mengenai kondisi bumi yang mengingatkan kita akan bahaya pemanasan global justru membuat gaya hidup berubah. Terlihat dari lebih banyak orang sudah beralih menggunakan barang ramah lingkungan, seperti sedotan bambu atau sedotan stainless steel, kantong belanja dari kain perca, dan sebagainya untuk menunjukkan rasa sayang kita kepada bumi. Tak hanya digunakan untuk keperluan sehari – hari, melainkan material bahan bangunan juga mengusung konsep ramah lingkungan. Sehingga turut membawa perubahan juga khususnya sektor properti.

Selain membantu mengurangi terjadinya pemanasan global, rumah yang diaplikasikan menggunakan material ramah lingkungan akan memberikan hawa yang sejuk dan alami. Tentunya Anda menginginkan rumah yang ramah lingkungan bukan? Lalu, apa saja material ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk hunian rumah Anda?

Material Bangunan Ramah Lingkungan

  1. Jerami
    Yuk, Bangun Rumah Menggunakan Material Ramah Lingkungan

Jerami merupakan salah satu material bangunan yang ramah lingkungan, sehingga tidak heran jika akhir – akhir ini jerami semakin populer dipakai pada bagian atap atau dinding rumah. Harga yang murah dan mudah ditemukan di pasaran, menjadikan material ramah lingkungan ini cocok dijadikan sebagai isolator panas yang baik dan mampu meredam suara bising dari luar. Bagi Anda yang menginginkan rumah bernuansa tradisional, jerami adalah solusinya.

  1. Baja Ringan
    Yuk, Bangun Rumah Menggunakan Material Ramah Lingkungan

Pada umumnya, ketika membangun rumah material yang digunakan untuk membuat rangka atap adalah kayu. Tetapi, material kayu tidak dapat dianggap sebagai material ramah lingkungan karena mengakibatkan penggundulan hutan. Saat ini material kayu sudah jarang diminati oleh sebagian masyarakat dalam pembuatan rangka atap. Dikarenakan mudah termakan rayap dan cepat keropos. Sebagai alternatifnya, Anda bisa menggunakan baja ringan sebagai pembuatan rangka atap konstruksi rumah Anda. Baja ringan dapat dikategorikan sebagai material ramah lingkungan, karena baja ringan dapat didaur ulang berkali – kali sehingga tidak menyebabkan sampah jika sudah tidak terpakai.

Baca Juga : KELEBIHAN BAJA RINGAN DIBANDINGKAN MATERIAL KAYU

  1. Bambu
    Yuk, Bangun Rumah Menggunakan Material Ramah Lingkungan

Salah satu material yang populer, karena selain material baja ringan bambu dapat dikategorikan sebagai ramah lingkungan pengganti kayu. Sudah terkenal sejak zaman dulu bahwa material bambu sangat kuat dan dapat menopang beban yang berat. Tidak hanya dapat dijadikan sebagai material ramah lingkungan saja, melainkan bambu juga dapat memberikan nilai estetika pada sebuah bangunan.

  1. Tanah Yang Dipadatkan
    Yuk, Bangun Rumah Menggunakan Material Ramah Lingkungan

Apakah pernah terbesit dipikiran Anda untuk memanfaatkan tanah yang dipadatkan sebagai material untuk membangun rumah? Teknik ini telah digunakan sejak ribuan tahun lalu dan sudah terbukti kalau material ini cukup kuat serta tahan lama. Selain itu, jika Anda menggunakan material ini, rumah akan terasa lebih sejuk dan alami.

Itulah 4 jenis material ramah lingkungan yang dapat Anda gunakan untuk membangun rumah agar menciptakan suasana yang asri dan nyaman. Ingin menggunakan material baja ringan yang sudah bersertifikasi SNI? Di BLKP, Anda bisa menemukan beragam jenis material baja ringan ramah lingkungan dengan harga yang bersahabat lho! Yuk, langsung saja cek selengkapnya di BLKP.

Semoga artikel ini bermanfaat!



Your Message Has Been Sent..